Meski Hujan, Masyarakat Antusias Hadiri Malam Taaruf di Istana Maimun

2339510
Malam Ta'aruf Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXVII Tahun 2018 Provinsi Sumatera Utara, Jumat (5/10) malam di Halaman Istana Maimun berlangsung semarak sekaligus penuh kekhidmatan.
Malam Ta'aruf Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXVII Tahun 2018 Provinsi Sumatera Utara, Jumat (5/10) malam di Halaman Istana Maimun berlangsung semarak sekaligus penuh kekhidmatan.

Medan | rakyatmedan – Ratusan masyarakat tampak hadir pada kegiatan malam ta’aruf di Istana Maimun, Jalan Katamso, Kota Medan, Jumat malam, (6/10). Walaupun hujan lebat masyarakat tetap antusias mengikuti acara tersebut.

Kegiatan malam taaruf ini, sebagai rangkaian ucapan dan doa bersama atas terlaksananya kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke XXVII, yang akan diselenggarakan pemerintah Sumatera Utara.

Menag dalam sambutannya yang dibacakan Direktur Penerangan Agama Islam Khoiruddin mengatakan, motivasi untuk menjadi juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tidak boleh mengaburkan tujuan utama MTQ, yaitu dalam rangka memuliakan Alquran, wahyu Allah yang diturunkan sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.

“Untuk mendapatkan petunjuk dan rahmat Allah itu, maka umat Islam wajib menjadikan Alquran sebagai bacaan harian,” ujar Menag.

Menurut Menag, dari kebiasaan membaca Alquran sebagai bagian gaya hidup seorang muslim, akan terbentuk pribadi dan komunitas kecintaan, pemahaman dan penghayatan serta konsistensi pengamalan Alquran dalam sehari-hari.

“MTQ adalah sarana mencapai tujuan mulia tersebut, oleh karena itu, perhatian umat Islam terhadap tilawah dan hafalan Alquran tidak boleh berhenti pada MTQ dan Seleksi Tilawah Alquran (STQ) saja,” kata Menag.

“Pelaksanaan MTQ Nasional di Kota Medan ini diharapkan dapat membangkitkan kesadaran umat Muslim, terutama generasi muda untuk lebih mengenal, menghayati dan melestarikan jejak kebesaran Islam di Nusantara yang sebagian masih dapat kita saksikan di wilayah ini,” ucap Menag.

Tampak hadir selain Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan Wagub Musa Rajekshah yang menjadi tuan rumah MTQ, Sultan Deli dijabat oleh Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam, Ketua Dewan Hakim MTQ Said Agil Husin Al Munawar, dan sejumlah tokoh masyarakat Sumut, para Kakanwil Kemenag Provinsi, serta para kafilah MTQ dari 34 Provinsi.