Medan | rakyatmedan – Guna menjawab tantangan yang kompetitif dimasa akan datang, Institut Teknologi Medan (ITM) terus berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul dengan kompetensi mumpuni

“Untuk itu kita melakukan program pemagangan mahasiswa bersertifikat di BUMN sebagai bentuk mencetak SDM yang berdaya saing global,” kata Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan (WR-IV) Ir Mustafa MT, Rabu (6/2/2019).

Mustafa sebagai PIC (Person of Change) ITM mengikuti Match-Up dengan BUMN yang difasilitasi Forum Human Capital Indonesia (FHCI) yang diadakan di Graha BNI Jalan Jendral Sudirman Jakarta.

Disebutkannya FHCI adalah wadah bagi para pengelola praktisi di lingkungan BUMN untuk saling berinteraksi, melakukan pembelajaran dan sinergi bagi para anggotanya untuk kemajuan pengelolaan Human Capital Indonesia.

Tujuan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) ini adalah menghadirkan sinergi melalui BUMN dan menciptakan SDM yang berjiwa entreprenuer sesuai kebutuhan BUMN.

Dijelaskannya PMMB dibagi dua jenis pelaksanaan yaitu magang nersertifikat kompetensi, dimana mahasiswa melaksanakan pemagangan sesuai dengan kompetensi bidang yang menjadi persyaratan untuk menduduki posisi tersebut selama 6 bulan.

Paserta magang akan melaksanakan Uji kompetensi sesuai dengan kompetensi bidang akhir masa pemagangan yang dilakukan Lembaga Sertifikasi Profesi Nasional.

Kemudian Magang Bersertifikat Industri, mahasiswa melaksanakan pemagangan sesuai dengan project yang diberikan oleh pihak industri selama 6 bulan.

Peserta magang dinyatakan selesai mengikuti pemagangan setelah melaksanakan pekerjaan dengan waktu yang telah ditentukan, yang kemudian diakui oleh pihak industri dengan mengeluarkan Sertifikat Industri sesuai dengan project tersebut.

Pada acara tersebut PIC ITM dengan membawa berkas calon mahasiswa peserta magang sebanyak 28 orang dan
terserap 10 orang dengan rincian PT Timah 4 orang di lokasi Bangka Belitung.

Kemudian 1 orang di lokasi Kundur, Kepulauan Riau, di PT Pelabuhan Indonesia 1 Medan 3 orang, di PT Adhi Karya Medan 1 orang, dan di PT Perusahaan Gas Negara 1 orang.

Magang di PT Timah ditanggung biaya transportasi dari Medan kelokasi perusahaan.

Selain 10 orang yang sudah terplot ada 1 orang sedang di-match up-kan di Pertamina minta Teknik Industri ternyata tidak ada yang mendaftar di Medan.

Mustafa sebagai PIC ITM membicarakan lebih lanjut dengan PIC Pertamina Jakarta untuk diplot mahasiswa Teknik Geologi dari ITM 1 orang. Saat ini sedang menunggu konfirmasi PIC Pertamani Pusat dengan Pertamina di Medan.

Wakil Rektor IV ITM juga memaparkan untuk lebih merata ke 10 Jurusan/Program Studi yang belum mendaftar agar mempersiapkan diri periode Juli-Desember 2019 yang akan dibuka April 2019.

Manfaat magang mahasiswa bersertifikat ini adalah mendapat peluang bekerja di BUMN. Indikator ini sangat berpengaruh pada masyarakat karena harapan masyarakat anaknya dapat bekerja, ujarnya.(rm-04)