Pencipta Lagu Yanto Sari (kiri) ditangkap Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. | foto: istimewa
Pencipta Lagu Yanto Sari (kiri) ditangkap Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. | foto: istimewa

Jakarta | rakyatmedan – Pencipta lagu dan musisi, Yanto Sari ditangkap terkait kasus tindak pidana narkoba. Yanto ditangkap beserta tiga rekannya di dua tempat yang berbeda.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pengungkapan ini berawal, saat tim Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mendapatkan informasi dari masyarakat yang melihat seringnya transaksi dan penyalahgunaan narkotika di Puri Sentra Niaga Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Dari lokasi tersebut, penyidik menangkap Yanto beserta rekannya bernama Romy Patti Selano alias Ade, yang merupakan seorang aransemen musik pada Senin 4 Februari 2019, sekitar pukul 15.30 WIB.

“Kemudian dua orang ini kita tes urine dan kita ambil darahnya, rambutnya kita tes. Hasilnya positif meth,” kata Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (6/2).

Argo mengungkap, keduanya tertangkap setelah polisi mendapatkan informasi bahwa di depan rumah Yanto kerap dijadikan tempat untuk transaksi narkoba. Polisi kemudian melakukan pengintaian di lokasi.

“Pas hari ketiga, tersangka yang kita cari keluar dari rumah itu dan kita lakukan pengamanan tersangka inisial YS (Yanto Sari),” sambungnya.

Setelah kedua tersangka digeledah, ditemukan barang bukti cangklong sisa sabu. Polisi juga menyita sisa sabu seberat 0,025 gram dari keduanya.

Dari penangkapan keduanya, terungkap asal-muasal barang itu. Barang haram itu diperoleh dari seorang bandar bernama Uda (DPO).

Polisi kemudian mengejar Uda di rumahnya di kawasan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa (6/2).

Namun di sana tidak ada Uda, melainkan ada dua ‘pasiennya’ bernama Yudi Sudarso dan Mike Andriyani alias Indri yang sedang menunggu pesanan.