DIALOG. Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi menghadiri Dialog Tokoh Lintas Agama Sumatera Utara Dan Deklarasi Pemilu Damai di Uniland Plaza, Kamis (7/2). | foto: istimewa
DIALOG. Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi menghadiri Dialog Tokoh Lintas Agama Sumatera Utara Dan Deklarasi Pemilu Damai di Uniland Plaza, Kamis (7/2). | foto: istimewa

Medan | rakyatmedan – Indonesia adalah surga yang menjadi rumah dari berbagai agama dan keyakinan, disini dengan mudah semua orang dapat mendengar kumandang azan dari masjid dan mushala, lonceng yang bergema dari gereja, mendengar kidung pujian di pura, ataupun menyaksikan asap dupa yang memenuhi udara di berbagai vihara. Kehidupan yang aman damai penuh kehangatan ini telah lama dicontohkan oleh nenek moyang bangsa Indonesia.

Dialog kali ini mengusung tema Peran Tokoh Lintas Agama Dalam Mewujudkan Pemilu Damai 2019. Tujuan diadakannya dialog ini adalah untuk saling berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan dan perwujudan kerukunan umat beragama di Kota Medan, kota yang terkenal dengan multikulturalisme dan kerukunan hidup warganya yang berbilang kaum dan berbilang bangsa.

“Kita harus berbagi ruang hidup dengan orang lain yang berbagai latar belakang identitas seperti suku, agama, sosial dan berbagai identitas lainnya yang melekat di diri kita. Kita tidak boleh saling membedakan dari identitas tetapi kita harus menyatukannya dalam kerukunan dan kedamaian,” ujar Wakil Walikota Medan.

Demikan disampaikan Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi usai menghadiri Dialog Tokoh Lintas Agama Sumatera Utara Dan Deklarasi Pemilu Damai di Uniland Plaza, Kamis (7/2).

Wakil Walikota Medan menambahkan dengan diadakannya dialog ini dapat mempererat tali persaudaraan dan dalam menjelang pemilu nanti agar tidak menimbulkan perpecahan antar agama dikarenakan memilih calon yang berbeda serta tidak termakan isu-isu yang bertebaran diluar sana yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

“Semoga saat menjelang pemilu nanti tidak menimbulkan perpecahan diantara kita semua dan kita dapat menimbang mana yang baik dan buruk serta kita harus menepis isu-isu yang ada diluar sana,” ucap Akhyar.

Akhyar mengajak semua yang berada diruangan ini agar kepingan surga bernama Indonesia ini tidak hancur hanya karena syahwat berkuasa dan keserakahan yang tiada terbatas.

“Jangan sampai kondisi politik merusak bangsa ini dan merubahnya dari surga menjadi neraka,” ajaknya.

Kemudian Akhyar berharap kepada seluruh umat beragama di seluruh Kota Medan untuk tidak mudah terpengaruh kepada isu diluar sana yang dapat menyebabkan perpecahan diantara kita semua.

“Mari sama-sama kita dukung yang terbaik menurut kita dan tidak mudah percaya kepada isu yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab yang dapat memecah belah bangsa kita. Siapapun yang kita pilih nanti kita harus dapat bersatu untuk Indonesia yang damai dan sejahtera” tegas Akhyar.

Turut hadir dalam dialog ini, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto SH MH, para peserta dialog dari MUI Sumut, FKUB Sumut, PHDI Sumut. (rm-05)