SIDANG PARIPURNA. Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution M.Si menghadiri sidang paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda penyampaian nota pengantar/penjelasan DPRD atas ranperda tentang sistem pengendalian dan pengawasan pendistribusian tertutup Liqufied Petrolium Gas (LPG) tertentu di Wilayah Kota Medan, di gedung DPRD Kota Medan, Senin (11/2).| foto: istimewa
SIDANG PARIPURNA. Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution M.Si menghadiri sidang paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda penyampaian nota pengantar/penjelasan DPRD atas ranperda tentang sistem pengendalian dan pengawasan pendistribusian tertutup Liqufied Petrolium Gas (LPG) tertentu di Wilayah Kota Medan, di gedung DPRD Kota Medan, Senin (11/2).| foto: istimewa

Medan | rakyatmedan – Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan di Gedung DPRD Jalan Kapten Maulana Lubis, Senin (11/02/2019).

Rapat Paripurna ini tentang Penyampaian Nota Pengantar/Penjelasan DPRD Kota Medan atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang Sistem Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian tertutup Liquified Petroleum Gas (LPG) tertentu di wilayah kota Medan.

Melalui nota pengantar yang dibacakan Hendri Halomoan Sitompul dari Fraksi Partai Demokrat, Ranperda tersebut mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 Tahun 2017 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG. Hal tersebut dimaksudkan guna memastikan ketersediaan serta pendistribusian LPG khususnya ukuran 3kg di kota Medan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Setelah pembacaan nota pengantar tersebut, pimpinan rapat Iswanda Ramli kemudian menyerahkan berkas nota pengantar kepada Wakil Walikota didampingi Sekda Kota Medan Ir Wirya Al Rahman.

Diharapkan setelah rapat paripurna, Pemko Medan segera menindaklanjuti Ranperda tersebut untuk kepentingan masyarakat Kota Medan.

Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution usai rapat mengatakan nota pengantar Ranperda yang diserahkan DPRD tersebut akan segera ditindaklanjuti.

“Setelah ini kita (Pemko Medan) akan segera melakukan pembahasan terkait pengendalian dan pengawasan pendistribusian LPG ini. Hal ini dinilai sangat penting mengingat acuannya pada Perpres yang sudah mengatur semua mekanismenya,” kata Akhyar.

Nantinya hasil pembahasan yang dilakukan Pemko Medan akan dibawa dalam rapat paripurna DPRD Medan selanjutnya. Wakil Walikota berharap penyediaan dan pendistribusian LPG 3kg di Kota Medan dapat berjalan sebagaimana mestinya. ‘’Upaya ini dilakukan guna memastikan ketersediaan LPG 3kg mencukupi kebutuhan warga kota Medan. Selain itu kita berharap pendistribusian LPG 3kg juga tepat saran. Maksudnya LPG tersebut memang diperuntukan bagi rumah tangga dan usaha mikro,’’ tambahnya.

Rapat yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut turut dihadiri pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan serta anggota dewan peserta rapat.

Selain itu, rapat paripurna tersebut dirangkai dengan doa bersama yang ditujukan atas meninggalnya salah satu anggota DPRD Medan Bangkit Sitepu pada Jumat (8/2) lalu di Penang, Malaysia. (rm-05)