Medan I rakyatmedan – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)  kembali mengikuti pameran pendidikan internsional bertajuk “Melayu Day of Yala” di Thailand Selatan.

Kehadiran UMSU dalam kegiatan tahunan yang berlangsung selama tiga hari, 8 – 11 Februari ini atas undangan Konsulat RI di Songhkla.

“UMSU merupakan PTM yang senantiasa pro aktif dalam kegiatan-kegiatan dalam upaya membangun hubungan internasional, mulai dari bidang akademik, seni-budaya, olah raga dan sebagainya,” kata Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP bdi Medan, Minggu (18/02/2019).

Disebutkan Agus, kehadiran UMSU di arena festival ini cukup disambut antusias mayarakat Yala yang cukup mengenal univeritas tersebut karena sejumlah mahasiswa UMSU berasal dari daerah itu.

Mereka cukup tertarik untuk melanjutkan pedidikan di UMSU karena menyediakan beasiswa. Selain itu juga ada banyak kesamaan budaya antara warga Melayu di Thailand Selatan dengan Indonesia.

Selain pameran, mahasiswa UMSU juga aktif terlibat dalam KKN internasional serta magang. Hal ini sesuai dengan visi universitas menjadi World Class University.

UMSU jelasnya, terus berupaya meningkatkan kerjasama dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang bersifat internasional guna peningkatan kualitas akademik dan penelitian.

Pameran pendidikan internasional di Thailand ini untuk memperkenalkan dan menjelaskan secara detail informasi-informasi terkait pembelajaran di UMSU.

Mengingat banyak masyarakat Thailand yang sangat tertarik melanjutkan studi di UMSU. Karena itu, UMSU membuka peluang beasiswa untuk masyarakat ASEAN.

“UMSU akan memberikan biaya gratis belajar selama 4 tahun di semua jurusan yang ada, kecuali Fakultas Kedokteran,” jelasnya.

Selain untuk mempromosikan pendididkannya, dalam kegiatan Melayu Day of Yala UMSU juga dengan bangga memperkenalkan dan menampilkan Tarian Tradisional kebudayaan khas Melayu, yaitu tarian ‘Kuala Deli” dan Tarian khas Masyarakat Batak yaitu tarian “Sigale-gale”.

“Even seperti ini tentunya sangat strategis untuk UMSU mempromosikan pendidikan kepada semua masyarakat ASEAN dan khususnya untuk masyarakat Thailand,” jelasnya.

Sementara itu, Fachry Sulaiman selaku Konsul Republik Indonesia di Songkhla mengungkapkan, pihaknya menyambut baik penyelenggaraan Melayu Day of Yala ke-6 dan menyampaikan apresiasi atas undangan dari pemerintah kota Yala kepada Indonesia untuk berpartisipasi pada even Melayu Day.

Ditambahkannya, Konsulat RI Songkhla senantiasa mendukung kegiatan yang dapat memperkuat jalinan persahabatan antara Indonesia dan Thailand.

“Melalui even ini diharapkan masyarakat yang hadir dapat mengenal lebih dekat kebudayaan khas melayu dari Indonesia dan produknya serta juga destinasi wisata Indonesia,” kata Fachry. ( rm-04)