Medan | rakyatmedan – Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se Sumatera Utara berkumpul di Medan. Mereka melakukan evaluasi penyelenggaraan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) I yang berlangsung di UIN Raden Fatah Palembang Oktober 2018.

Kegiatan yang berlangsung tiga hari, 25 – 27 Februari ini diikuti 23 Wakil Rektor atau Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKIN se-Sumatera. Tampak hadir Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan, Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Safriansyah dan Kasi Kemahasiswaan Diktis Ruchman Basori.

“Forum menyepakati perlunya melakukan affirmasi dan pembinaan intensif kepada mahasiswa Bidikmisi,” terang Syafriansyah di Medan, Senin (25/02/2019).

Menurut alumni UIN Sunan Kalijaga ini, tahun jumlah penerima Bidikmisi terus meningkat. Sejak tahun 2015 – 2018, jumlahnya mencapai 32.000 mahasiswa yang tersebar di 58 PTKIN se-Indonesia. 

“Walau masih terbatas, jumlah penerima Bidikmisi terus meningkat, ini menjadi tantangan kita bagaimana membina anak bangsa tersebut,” kata Safri.

Safriansyah berharap, PTKIN se-Sumatera dapat menggelar pertemuan Mahasiswa Bidikmisi dengan Menteri Agama bahkan Presiden RI. IAIN Metro Lampung bersedia menjadi tuan rumah Temu Mahasiswa Bidikmisi se-Sumatera

Sebelumnya, Ketua Forum Wakil Rektor III PTKIN se-Sumatera Rina Antasari menyampaikan evaluasi PKM I Oktober 2018 di UIN Raden Fatah Palembang.

“Kita telah menggelar PKM untuk yang pertama kali dengan sukses dan itu berkat kerjasama sinergi WR/WK III se-Sumatera”, katanya.

“Ke depan kita akan terus tingkatkan kualitas penyelenggaraan, prestasi mahasiswa, sarana dan prasarana lomba serta optimalisasi pendanaan”, kata Rina.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Sumatera Utara Amroini Darajat mengamini laporan Rina Antasari. “PKM merupakan ajang mahasiswa yang strategis untuk mengembangkan daya intelektualitas, bakat minat dan kreativitas”.

Kasi Kemahasiswaan Direktorat PTKI Ditjen Pendidikan Islam, Ruchman Basori mengatakan, program-program kemahasiswaan PTKI diorientasikan pada peningkatan intelektualitas, profesionalitas bakat minat dan keahian, penguatan karakter dan pengembangan sosial kemasyarakatan mahasiswa.

Selain itu, Ruchman mengatakan perlunya melakukan review regulasi dan tata kelola Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA), Bidikmisi, Ma’had Al Jami’ah dan aturan-aturan lainnya.