Medan I rakyatmedan – Peringkat Universitas Sumatera Utara (USU) meningkat setiap tahunnya. Dalam pemeringkatan berdasarkan Webometrics (Ranking Web of University) tingkat dunia, pada 2017 USU menempati peringkat 4.570 dan di 2018 naik peringkat 4.233 dan terus meningkat di posisi 2.712 di 2019 ini.

“Peningkatan Webometrics tingkat dunia itu juga terjadi untuk peringkat Webometrics  Indonesia,” kata Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu SH MHum di hadapan 1.776 lulusan USU di auditorium kampus tersebut, Selasa (26/2/2019)..

Dijelaskannya pada 2017, USU menduduki peringkat 52. Kemudian naik ke peringkat 33 pada 2018 dan terus naik hingga ke peringkat 18 di 2019 ini.

Runtung Sitepu membeberkan, peningkatan peringkat tersebut dikarenakan beberapa hal yang telah dicapai.

Di antaranya, dalam pemeringkatan yang dilakukan Kemenristekdikti RI, peringkat USU terus mengalami kenaikan.

Dari peringkat 38 di 2015 menjadi peringkat 29 di 2016, lalu naik ke peringkat 19 di 2017 dan menjadi peringkat 15 pada 2018.

Kedua, kata Runtung, dalam hal jumlah publikasi ilmiah USU yang terindeks Scopus juga mengalami peningkatan.

Pada 2015 publikasi ilmiah USU sebanyak 481 artikel dan berada pada peringkat 19.

Sedangkan di 2016 terjadi peningkatan hingga seluruhnya berjumlah 676 artikel dengan peringkat yang sama, yakni peringkat ke 19.

Pada 2017  USU sudah mencapai 1.150 publikasi dan naik ke peringkat 17. Sedangkab di 2018, jumlah publikasi ilmiah terindeks Scopus yang dihasilkan melonjak menjadi 2.762 artikel, yang mengantarkan USU ke peringkat 10.

” Hingga Februari 2019, jumlah publikasi sudah mencapai 2.791 dan masih bertahan di peringkat 10. Dengan begitu, USU merupakan perguruan tinggi satu-satunya di luar pulau Jawa yang memiliki jumlah publikasi terindeks Scopus terbanyak,” sebutnya.

Kemudian lanjutnya, kinerja publikasi berdasarkan sistem pemeringkatan Sinta selama tiga tahun terakhir, USU menduduki peringkat ke 4 di Indonesia.

Sementara dalam daftar TOP 100 Affiliations Sinta Indonesia, USU saat ini berada pada peringkat 5, di bawah UI, UGM, ITB, dan IPB.

Sedangkan dalam peringkat Top Universitas di Indonesia yang disusun oleh Uni Rank (4ICU), USU menempati posisi 17.

Disebutkannya dari capaian publikasi internasional tersebut, pada Agustus 2018 yang lalu, Scimago sebagai salah satu institusi pemeringkatan dunia menempatkan USU pada peringkat 674 dunia setelah Universitas Diponegoro dan Universitas Indonesia.

Untuk perolehan Paten, pada rentang 2003 hingga 2017 USU hanya memperoleh 7 Paten Granted. Jumlah tersebut meningkat tajam pada 2018 sebanyak 27 Paten..

“Pada 2019 ini USU telah mengajukan 83 Paten Granted yang sedang dalam proses registrasi,” tuturnya.

Adapun 1.776 lulusan USU  yang diwisuda pada periode II 2018/2019 ini, terdiri dari program doktor  sebanyak 58 orang, magister 220 orang, magister dan pendidikan dokter spesialis 17 orang, pendidikan dokter spesialis 39 orang, pendidikan dokter gigi spesialis 10 orang, dokter jenjang magister 38 orang, pendidikan profesi 60 orang, program sarjana 1.236 orang dan diploma 98 orang.

Lulusan USU periode ini terdiri dari 685 orang pria (38,57 %) dan 1.091 orang wanita (61,43 %). Dengan demikian hingga saat ini jumlah lulusan USU sebanyak 207.958 orang. ( rm-04)