Medan I rakyatmedan – Sebanyak 16 mahasiswa dari beberapa fakultas Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dilepas Rektor Dr Agussani MAP untuk mengikuti magang bersertifikat profesi di sejumlah perusahaan milik badan usaha milik negara (BUMN).

“Program magang bersertifikat profesi ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya beberapa mahasiswa juga telah melaksanakan magang bersertifikat profesi di beberapa BUMN,” kata Agussani, Rabu (27/02/2019).

Disebutkan Agussani, program magang yang diikuti mahasiswa ini tidak lain merupakan hasil tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman UMSU dengan sejumlah BUMN.

Melalui kegiatan ini, katanya, mahasiswa bisa lebih memiliki kesempatan untuk membuktikan hasil belajar di kampus sekaligus menimba pengalaman dan mengasah keterampilan.

Mahasiswa peserta magang bersertifikat profesi ini terpilih setelah melalui proses seleksi.

Ada sebanyak 16 mahasiswa yang dipilih untuk magang di sejumlah BUMN diantaranya di PT Timah, BRI dan Bank Mandiri, serta Pelindo.

“Direncanakan ke depan UMSU juga akan menjajaki program magang melalui jalinan kerjasama dengan Perum LKBN ANTARA,” katanya.

Rektor bersyukur mahasiswa UMSU mendapat kesempatan untuk diterima mengikuti program magang bersertikat profesi.

Dia juga berharap para mahasiswa bisa menjaga nama baik UMSU karena keberlanjutan program ini tidak terlepas juga dari kemampuan mahasiswa.

Program magang bersertifikat profesi ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dalam hal ini mahasiswa agar lebih memiliki kesiapan setelah lulus kuliah dan menyandang gelar sarjana.

UMSU sendiri terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran termasuk melalui KKN internasional serta magang di luar negeri yakni ke Jepang.

Sebelumnya UMSU bersama sejumlah perguruan tinggi lainnya menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Kementerian BUMN di Aula Serbaguna PT Angkasa Pura 2 Cabang Kualanamu, beberapa waktu lalu.

Penandatanganan MoU tersebut digelar di sela-sela pertemuan “Sharing Session Talent Mobility and People Analytics in Implementation” yang diikuti puluhan Direktur SDM seluruh BUMN di Indonesia.

Penandatanganan MoU itu disaksikan Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra dan Ketua Umum Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Herdi Harman. (rm-04)