Medan | rakyatmedan – Polda Sumatera Utara (Sumut) menggagalkan peredaran narkoba dalam jumlah besar dari tiga lokasi terpisah yakni di kawasan Matapao, Serdang Bedagai, Jalan Gatot Subroto Binjai dan Jalan Medan-Tanjung Morawa.

Sebanyak 33,5 Kg sabu dan 13.500 butir pil ekstasi beserta 3 orang kurir yakni JI, S, dan VS turut ditangkap Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Poldasu. Barang haram ini dipasok dari Malayasia dan rencananya akan dikirim ke Medan.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menjelaskan pengungkapan narkoba ini terjadi dalam kurun waktu dua hari, mulai tanggal 22 hingga 24 Februari. Awalnya, polisi mendapat informasi adanya kurir narkoba yang melintas di kawasan Sergai.

“Mendapat informasi tersebut, personel unit 2 Subdit II Ditresnarkoba langsung menuju TKP, dan langsung melakukan pemberhentian,” ungkapnya kepada wartawan di Mapoldasu, Rabu (27/02/2019).

Ia menjelaskan, saat dilakukan penggeledahan, dari mobil yang dikemudikan oleh tersangka JI, ditemukan narkoba jenis sabu seberat 26,5 Kg.

Adapun barang haram itu, dengan rincian, 15 bungkus plastik teh Cina merk Qing Shan seberat 15 kg sabu, kemudian 7 bungkus plastik kopi Malaysia merek Alicafe, berisi 7 kg sabu, serta 5 bungkus plastik transparan berisi 4,5 kg sabu.

“Selain itu juga ditemukan 13.500 butir pil ekstasi merek Kenzo warna orange yang disembunyikan dalam 3 bungkus kemasan aluminium foil,” paparnya.

Selanjutnya, saat dibawa untuk pengembangan, ujar Agus, JI pun berupaya melakukan perlawanan. Sehingga harus dilumpuhkan dengan tembakan pada kaki sebelah kirinya, lalu diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara.

“Dari keterangan JI, diketahui ada seorang pria yang akan membawa narkotika jenis sabu-sabu dari Tanjungbalai menuju Medan,” sebutnya.

Melalui keterangan ini, terang Agus, penangkapan kembali dilakukan pada Minggu (24/2) sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Medan-Tanjung Morawa, tepatnya diluar pintu Tol Tanjung Morawa. Dari sini, diamankan tersangka S, beserta 5 kg sabu dibungkus kemasan teh Guan Yin Wang.

“Saat dilakukan pengembangan, S juga melawan, sehingga diberi tindakan tegas terukur berupa tembakan di kaki kanannya,” tuturnya.

Saat diinterogasi, tambah Kapolda, S juga menyampaikan akan ada satu orang pria berinisial VS di Binjai yang akan menerima narkotika jenis sabu-sabu dari provinsi Riau. Sehingga kemudian, penangkapan dilakukan di Jalan Gatot Subroto, Kota Binjai pada pukul 14.30 WIB dan ditemukan barang bukti sabu seberat 2 Kg.

Akibat perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 114  Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati, pidana seumur hidup, dan denda Rp1 hingga Rp10 Miliar. (rm-08)